Debugging Fitur Komen (doang)
Malam pertama nungguin sahur—eaa—gue diisi sama kegiatan debugging error yang ada di fitur komen di blog ini. Iya, gue nunggu sahur dari malam, bukan karena excited, tapi takut nggak kebangun, hehe. Debugging itu gampangnya (singkatnya) perbaikin apa yang nggak bener di kodingannya biar bener, cailah padahal kalo akhlaknya nggak bener, nggak diperbaikin, hihi.
Apakah gue berhasil? Iya, untuk hanya satu fitur aja, butuh waktu sekitar 4.413 detik buat sadar kalau error nya cuma itu, itupun disadarin AI. Nah, karena gue pakai layanan dari Google buat login, dan nggak tahu di mana salahnya, pas login di local malah nggak bisa, hadeh. Padahal url-nya udah ditambahin ke redirect uri di Google-nya.

Jadi terpaksa tiap gue bikin perubahan, harus di-push, biar di production-nya juga ikutan, karena tesnya juga di production, hehe.
Nah, akar masalahnya berawal dari token API yang udah kedaluwarsa, karena gue pun baru nyadar kalau tokennya itu sifatnya sementara dan sebenarnya bisa diperbarui sih, itu pun tetap masih gratis. Pas udah diperbarui, gue ganti juga lah di kodingannya. Masih error, kenapa? Ya karena gue cuma ganti di local-nya doang, sementara di hostingannya belum diganti, hehe. Singkatnya gue ganti juga di hostingannya, masih error juga, kenapa? Ternyata tokennya harus di-authorize dulu, dan tombol buat authorize-nya persis di dalam kolom di tabel daftar token tersebut, kocak.
Apakah masalah tersebut rumit? Sebenarnya nggak kalau gue tau apa masalahnya. Karena jika tahu, maka nyari solusinya gampang, karena kebanyakan masalah teknis yang ditemuin itu udah ada yang ngalamin, bahkan mungkin sejak zaman yunani kuno.

Bedanya mereka nggak punya medsos atau tempat buat ngasih tahu bulat ke orang-orang mengenai solusi dari masalah yang dialamin, atau bahkan penemuan laptop. Jadinya mereka, sangat bersahaja dan bersuka cita untuk mengukir dinding atau patung.
Jadi intinya, tahu dari masalah apa yang dihadapin itu bisa ngurangin waktu buat nyari solusinya setidaknya sebanyak 0,0001% dan gue yakin masalah tadi akan ada lagi, dan ini jadi cara biar tetap ingat solusinya.
Dah. Semoga ketemu di tulisan lainnya. Semoga...
Yang Komen (2)
Login dengan Google untuk ikut ngomenin tulisan ini.