Kembali ke MUSE
MUSE

Seminar Proposal

7 Januari 20264 menit baca
SP

Di penghujung semester ini, jadwal seminar dari proposal tugas akhir gue keluar, yaitu kemarin. Dan ini termasuk dalam jadwal "Seminar Bersama", di mana, pekan-pekan terakhir ini dikhususkan untuk orang-orang yang ingin seminar saja, tapi telat, hehe, gue sih. Soalnya, ada juga seminar reguler, yang hanya selalu dilaksanakan di hari kamis tiap pekannya, jadi kalo mau tau ciri-ciri orang-orang yang disiplin...

Pertama, shalat tepat waktu.

Kedua, bernafas... dengan paru-paru.

Ketiga, jadwal seminarnya bukan di "Seminar Bersama".

Maka, sesuai dengan prinsip "modus tolens", karena jadwal gue seminar bukan di seminar reguler, berarti... gue bernafas pake insang, hehe.

Nah jadi, proposal yang gue angkat untuk tugas akhir ini yaitu tentang analisis keamanan smart contract ethereum, ranahnya bisa dibilang di security. Alasan gue ngangkat topik ini karena sebelumnya topiknya sedang di bawah, eh, ulang. Alasan gue ngangkat judul ini, karena gue mau punya minat di dunia web3. Aneh ya, "Mau punya niat", kek, kenapa harus ada "Mau" nya. Yaa, sebenarnya belum niat, jadi kalo gue ngangkat topik ini, otomatis gue nantinya bakal dalamin apa-apa aja yang dibahas di topik ini, dan mau nggak mau gue juga bakal pelajarin web3. Jadi yaa, gitu deh.

Jauh sebelumnya, gue udah petain bakal ngangkat topik yang kek gimana, tapi yang penting ada web3 nya. Mau itu rancang bangun, data science, data mining, dan juga yang gue pilih sekarang yaitu security. Nah gue pernah mau nyoba rancang bangun web3 dan udah konsultasi sama bakal calon pembimbing gue pertama kali, tapi pas udah masuk ke pembahasan menit-menit terakhir, gue diberi pencerahan sama beliau, kalo gue sepertinya terlalu memaksa, sehingga alur penelitian gue terkhusus di dunia IT ini udah jauh melenceng. Contohnya alasan tadi, "Yang penting ada web3 nya " adalah kelemahan gue dalam tugas akhir ini, artinya gue cuman fokus ke apa yang mau gue bikin, bukan fokus pada ngasih solusi atau pecahin masalah apa yang sedang ada atau sedang terjadi, dengan IT. Gue juga udah riset pastinya, mengenai masalah-masalah yang ada, namun kata beliau, gue terlalu maksain buat nyelesain masalah tersebut dengan web3, di mana itu terlalu berlebihan dan padahal bisa diselesain dengan web2.

Biar makin susah bayanginnya, coba liat meme ini

Meme Math1

Penjelasannya...

Di matematika, yang ada pada sendok tersebut adalah formula untk mencari nilai X. Sementara persamaan yang ingin dicari nilai X-nya, masih sederhana, seperti yang ada di mangkuk dan masih bisa diselesaikan dengan cara pindah ruas. Sendok yang besar (formula mencari X) tersebut terlalu berlebihan kalo hanya buat mangkuk sekecil (persamaan sederhana) itu, padahal cukup pake sendok kecil (pindah ruas) aja. Jadi, penyelesaian masalahnya terlalu berlebihan.

Akhirnya gue nggak jadi bimbingan ke beliau, padahal beliau yang keberatan membimbing gue, karena gue udah melenceng, hihii.

Singkat cerita, gue konsul ke bakal dosen pembimbing baru (yang jadi dosen pembimbing gue saat ini) setelah diskusi panjang sama dosen pembimbing gue, akhirnya dapatlah judulnya yaitu "Evaluasi Efektivitas Analisis Dinamis dalam Mendeteksi Kerentanan Reentrancy di Smart Contract Ethereum Menggunakan Bug Injection", dan karena terlalu panjang, akhirnya jadi "Efektivitas Analisis Dinamis dalam Mendeteksi Kerentanan Reentrancy di Smart Contract Ethereum Menggunakan Bug Injection", woilah kurang satu kata doang.

Sampai pada hari seminar, tepatnya dua hari lagi, hari kamis. Gue dapat jadwal pagi, sehingga jam 6 lewat 105 menit gue udah harus berangkat nyiapin ruangannya. Ruangannya udah siap, saatnya nunggu pembimbing dan penguji, beserta tiga orang temen gue yang datang, padahal nggak gue briefing. Sementara yang gue briefing malah nggak datang.

Setelah pembimbing dan pengujinya datang, seminarnya pun dimulai, gue dikasi waktu sembilan ratus detik buat presentasiin proposal gue, dan selebihnya tanya jawab ke penguji, eh. Singkat cerita sesi presentasi selesai dan masuk ke sesi tanya jawab.

Sama penguiji satu, gue cuman diajak ngobrol terkait isu blockchain yang lagi panas, contohnya Presiden Venezuela yang ditangkap sama Donald Trump, katanya dia punya cukup bitcoin lah, buat ngidupin kembali ekonomi Amegakure pasca perang negara besar. Dengan itu, harusnya Yahiko nggak mokad, dan Nagato nggak ada dendam dan niatan buat bentuk akatsuki, sehingga orang tua naruto juga nggak bakal mokad, dan Naruto nggak akan jadi jinchuriki dan nggak niat jadi hokage karena udah diakuin. HAHA.

Karena gue pas diajak ngobrol itu nggak nyambung, hehe, jadi, gue disaranin buat sering-seing baca berita, terkhusus terhadap topik gue saat ini. Nah, cuman itu dari pembimbing satu.

Lanjut ke pembimbing dua, ini baru ditanya masalah-masalah teknis, dan alhamdulillah gue bisa jelasin dengan sedikit ngarang, hehe. Becanda.

Karena revisi dari laporan proposal gue nggak ada. Jadinya di berita acara seminar proposal gue, revisinya cuman SERING-SERING BACA BERITA, woilah, itu mah revisi kehidupan.

Tapi alhamdulillah, karena proposal gue keterima. Curiga, mungkin scene bantai-bantai nya ada di seminar hasil.

Dah. Semoga ketemu di tulisan lainnya. Semoga...

Yang Komen (0)

Login dengan Google untuk ikut ngomenin tulisan ini.

Belum ada yang ngomen. Silakan komen kalau mau. Santuy.